Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2013

(yang aku pikirkan) Ia yang Berlutut di Hadapan Tuhan dapat Berdiri di Hadapan Siapa Pun

Aku tidak tahu siapa yang mencetuskan pribahasa ini karena ketika ku baca hanya tertulis Anonim setelah kalimat tersebut.
Tetapi tidak peduli siapapun yang mencetuskannya, yang jelas peribahasa ini menyadarkanku bahwa kerendahan hati dihadapan Tuhan meninggikan kita di hadapan manusia.
Kalau ingin dihormati sesama manusia, terlebih dahulu hormatilah Penciptamu. Tuhan itu kaya. Apa sih yang tidak bisa Ia berikan kepada kita? Hanya saja Tuhan selalu punya 3 jawaban dari setiap permintaan kita ya tidak tunggu ketahuilah bahwa Tuhan melihat apa yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan.
Jadi lebih rendah hati dan dekat dengan Tuhan sekarang. ^_^


Best Regrads,
Noviyenty Penulis

(yang aku pikirkan) GosiP

Pikiran besar mendiskusikan ide-ide, Pikiran normal membahas keadaan, Pikiran kecil mendiskusikan orangAnonim
Muehehe.... waktu baca kalimat ini, aku merasa tertampar di dalam hati. Teringat akhir-akhir ini seringkali topik bahasan ketika 'nongkrong' sama teman adalah orang lain. Walaupun jalan ceritanya sebenarnya bukan menjelek-jelekan orang tersebut tetapi lebih kekaguman pada pribadinya. #ceileee
Tapi, mulai sekarang mau berubah aku nya jadi power renjes #eh berubah biar berpikir besar maksudnya. #menuju pertobatan :D
Jadi, terlepas dari 'aku', jika kita melihat kemasyarakat atau temen-temen, lebih banyak yang mendiskusikan orang atau dalam bahasa umumnya lebih dikenal dengan istilah 'gosip'. Mari kita mengandai-andai. Seandainya temen-temen kita ini tidak berpikiran kecil maka negara ini akan mempunyai pemikir-pemikir besar yang otomatis akan membesarkan bangsa ini. #huiii
Em... apa lagi ya? Itu dulu deh :)

(yang aku pikirkan) Tugas di Depanmu tidak Sebesar Kuasa yang Ada di dalam Dirimu

Teruntuk dirimu yang sedang kehilangan asa menghadapi cerita hidup yang sedang tidak bersuka.
Aku sebagai sahabatmu mengerti sulitnya menemukan penyelesaian yang sedang kau hadapi saat ini. Inilah dinamika hidup sobatku. Ada kala nya pribadimu itu harus di upgrade agar menjadi pribadi yang lebih baik, yang lebih dewasa, dan tahan mental. Percayalah bahwa Tuhan itu baik. Ketika masalah yang kau hadapi sekarang ini begitu menyiksamu, menggalaukanmu, menekan batinmu, dan rasanya kau ingin lari dari kenyataanmu, atau lari ke jalan lalu di tabrak mobil lalu hilang ingatan, atau menenggelamkan masalahmu dalam minuman keras atau ekstasi, atau apalah yang kau pikirkan dan ingin kau lakukan agar masalahmu itu hilang. Sobat, dengarkan ini. Setiap permasalahan yang datang dalam hidupmu, jangan pernah kau izinkan masalah itu mengalahkanmu atau menguasaimu. Kau harus mampu berdiri di atas masalahmu. Percayalah bahwa kuasa yang Tuhan berikan dalam dirimu mampu membuatmu bangkit dan menundukkan mas…

Jemuran dan Anak Kost

saat-saat yang paling menggalaukan adalah ketika berada di kampus, mendung, dan tinggal menunggu hujan sementara jemuran di kost gak ada yang angkat, plus gak ada lagi selembar kain di dalam lemari buat ganti

anak kost identik lebih bebas dari pada yang tinggal dengan orang tua. tapi untunglah, dengan adanya jemuran yang masih tergantung dijemuran membuat anak kost ingat pulang ke kostan walaupun hanya untuk mengangkat jemuran.

pacar selalu merasa tersaingi ketika si dia sibuk memikirkan jemuran yang belum diangkat sementara ujan sudah menanti turun. :D

*lagi nge-date
"yank, pulang yuk.."
"nantilah.."
"yank, uda mau ujan.."
"kenapa kalo ujan yank?"
"iya jemuran ku belum ku angkat yank.."
"..."