Langsung ke konten utama

Kenapa Kita Lupa?

Ada masa dimana aku belajar tentang arti kata amnesia. Di masa itu, amnesia berarti hilang ingatan. Melupakan sesuatu yang tidak ingin aku ingat lagi. Bahkan, lagu dengan judul Amnesianya - 5 SOS jadi playlist yang aku putar berulang-ulang berbulan-bulan.

Waktu itu, seseorang berkata padaku ada satu hal yang ingin ia lakukan. Katanya, "Kau tahu? Aku mau lari. Lari sejauh-jauhnya, sekencang-kencangnya. Terus habis itu ketabrak mobil, terus hilang ingatan."

"Kau mau amnesia? Kenapa?", tanyaku.

"Iya, aku berharap, aku bisa melupakanmu".

Singkat cerita, aku pun mengalami masa dimana aku sungguh ingin lari dari realita yang ada, memulai sesuatu yang baru, dengan dunia yang baru, sampai-sampai aku mengharapkan amnesia juga. (Melo sekali diriku -_-")

****

1 Maret 2025

Mari kembali kesaat ini. 

Aku mempelajari hal menarik tentang lupa. Kenapa kita bisa lupa? Kenapa ada yang bisa kita lupakan dengan mudah dan ada yang tidak? Lupa itu untuk apa?

Seperti halnya tumbuhan, kita juga bertumbuh. Apakah kita bertumbuh menjadi lebih baik, atau malah dalam pertumbuhan kita, kita kena komes sehingga kita kesulitan bertumbuh ke arah yang baik dan cenderung mandek (tidak bertumbuh)?

Bertambahnya usia membuat kita harus mendewasa, mau tidak mau, suka tidak suka. Aku belajar banyak hal di sepertiga abadku ini. Tidak ada tutorial menjadi dewasa itu seperti apa dan bagaimana. Yang ada hanya quote seperti "Kita terlalu tua untuk memikirkan sakit hati, karena masih ada sakit pinggang, sakit punggung, yang lebih urgen untuk diobati". Kira-kira seperti itu. Secara fisik, ya. Aku pun setuju. Baru umur segini rasanya udah ada tanda-tanda kena asam urat aku tuh. -__-"

Dewasa yang aku maksud di sini adalah dewasa secara psikis/rohani. Mungkin lebih ke rohani.

Dewasa rohani berdampak pada cara kita berpikir dan bertindak, maka aku rasa ini sangat urgen untuk dipelajari pula dikuasai.

Ketika kita datang ke psikolog dengan jadwal pertemuan 1-2 jam, kita diminta untuk menceritakan masalah (ataupun kebiasaan buruk) yang sedang kita alami, lalu kita berharap psikolog tersebut dapat menyelesaikan masalah (kebiasaan buruk) kita. Menurutmu, mungkinkah? Kebiasaan buruk yang terbentuk bertahun-tahun itu dapat berubah baik secara instan?

Itu membutuhkan waktu dan lupa. Tidak mudah untuk membersihkan karakter yang mengerak. Itu butuh waktu. Selain itu, kita butuh lupa. Lupa untuk tahu caranya melakukan hal yang buruk itu lagi. Seperti handphone, kita perlu di reset ke stelan pabrik. Tapi karena kita bukan handphone, proses resetnya membutuhkan waktu yang lebih lama.

Bercermin pada diriku yang dulu, rasanya sangatlah berbeda dengan aku yang sekarang. Aku memulai dengan mengampuni diriku yang dulu, menerimanya, dan memperbaikinya. Butuh waktu bertahun-tahun! Tetapi aku percaya Tuhan menyertaiku. Jujur saja, kalau bukan karena penyertaan-Nya dan kekuatan yang daripada-Nya, gak mampu aku berjalan sampai sejauh ini. Thanks God!

Tak bisa kubayangkan jika aku tidak punya kemampuan untuk lupa. Aku akan terkurung dalam kurungan yang sangat memfrustasikan. Aku sekarang mengerti bahwa lupa itu tidak selamanya buruk. Aku mengerti ternyata, amnesia itu bisa kita gunakan menjadi alat untuk kebaikan diri kita.

Saat hidup terpuruk, seringkali kita ingat untuk mencari Tuhan. Ketika Tuhan sudah menolong, kita seringkali pula lupa pada-Nya. Lalu, masalah lain datang lagi, kita mencari Tuhan lagi, and repeat. Tindakan seperti ini hanya akan membuat kita berkeliling-keliling tanpa kemajuan. 

Maka dari itu, jangan sampai lupa akan pelajaran yang sudah diberikan Tuhan agar masalah yang sama tidak perlu diulangkan lagi terjadi dalam kehidupan kita. Bila perlu buat jurnal dan catatkan semua pelajaran yang Tuhan ajarkan dari setiap masalah yang diijinkan-Nya terjadi dalam hidup kita.


Jadi, kenapa kita lupa? Karena kita perlu melupakan yang buruk dari hidup kita (entah itu masalah, karakter, sakit hati, dsb.) untuk memulai sesuatu yang baik tanpa tuduhan.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cemewew, Wakadobret, Wakacipuy

Bahasa adalah sesuatu yang indah, yang bisa menyampaikan perasaan heart to heart dengan untaian manis. Sebagai seseorang yang suka menulis, aku adalah pencinta kata. KBBI tentunya tidak jauh-jauh dari aku. Ahahaha... Seorang teman mengajakku berbicara di sela perkuliahan waktu lalu. Aku hanya mendengarkan apa yang dikatakannya padaku tanpa begitu mengerti maksud dari ucapannya. kau sekarang sedang cemewew kan,? berarti kalian wakarapet. lalu kalian wakadobol, nah nanti nggk lama lagi kau sama dia bakal wakadobret. nah akibat dari wakadobret tersebut maka kau akan mengalami yang namanya wakacipuy. Udah, wakacipuy ajalah kau. nggak yakin aku, kau cemewew. haha..nggak ngerti? Haaha pasti nggak ngerti. Makanya nonton NET TV mamen.... Dengan muka yang masih bingung, hatiku berbisik Gimana ceritanya nonton TV? lah, TV aja nggak punya. walah.. wakadubrak! Esoknya, istilah-istilah itu semakin membooming karena dia mempresentasikannya saat presentasi materi di depan kelas. Akhirn...

Panggilan Keakraban di Batak PakPak

Berhubung saya suka mempelajari suku-suku di indonesia ini, dan kebetulan dapat wawasan dari sebuah akun twitter  Batak_Com  , jadi, saya share kan buat teman-teman bloger sekalian sebagai penambah wawasan. Berikut ini  Sebutan/Panggilan kekerabatan di Batak Pakpak 1.Daholi = Pria,   2.Daberru = Wanita,   3.Empung Daholi=Kakek   4.Empung Daberru = Nenek,   5.Nange=Ibu kandung,   6.Bapa=Ayah kandung,   7.Kaka=Kakak   8.Anggi=Adik     9.Turang=Panggilan umum untuk saudara/I yang belum saling mengerti silsilah marganya.   10.Impal=Panggilan untuk wanita/pria dimana secara adat merupakan calon jodohnya (Pariban)   11.Silih = Panggilan si suami untuk saudara laki-laki / satu marga dengan si istri   12.silih=Panggilan dari orang tua laki-laki si suami pada orang tua laki-laki si istri demikian juga            sebaliknya   13.Silih=Panggilan anak laki-...

Cabe-Cabean

Jadi ceritanya waktu beberapa hari setelah perkuliahan dimulai kembali untuk semester yang baru. Temen-temen pada bertanya-tanya, "wee,, cabe-cabean itu apa sih?" "iya, apa sih,, kok heboh kali. Apa karena sinabung ya, makanya harga cabe mahal?" Oke, dan aku sendiri juga bertanya-tanya tentang hal ini. Pada akhirnya aku tahu setelah seseorang menuliskan status di twitternya yang nggak sengaja nyantol di TL ku. Ternyata, cabe yang dimaksud adalah akronim dari C ewek A BG B ahan E wean. Ada lagi C ewe A lay B isa di E we. 'Ewe' itu apa aku nggak tau. Mungkin sama yang masih penasaran tentang artinya, nggak sia-sia mbah Google diciptakan. Jadi tanya sama Mbah Google aja. Kesimpulannya 'cabe' yang dimaksud merupakan sebuah istilah yang tidak baik untuk seorang wanita. Tabu banget dah... Aku nggk mau banyak komentar tentang itu. Miris. Nasihat untuk aku dan kamu, yang jelas jaga diri baik-baik. Ukir prestasi-prestasi yang baik, yang bisa b...