Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kehidupan

BNN (Bagian Nengok Nengok)

Disclaimer: Tulisan ini untuk mengingatkan diri sendiri. Kalau kamu merasa diingatkan juga, itu bagus. Artinya kita sedang berjalan maju. Tulisan ini merupakan keresahan di hatiku tentang, betapa lebih seringnya aku terkadang lebih sering mengambil bagian nengok-nengok keberhasilan orang atau kegagalan orang. Khusus untuk kegagalan, puji Tuhan aku sudah pandai untuk mengambil pelajaran hidup dari sana. Tapi untuk keberhasilan, harus kuakui, lebih mudah ngambil pelajarannya daripada mengambil langkah kecil untuk mengikuti kesuksesan seseorang. ( Parah sih,,, wkwkwk ) Yah, ilmu ATM (Amati-Tiru-Modifikasi) itu nggak semua orang bisa lakukan. Satu hal tentang kesuksesan - Ia tidak bisa digapai hanya dengan goleran! Kalau mau sukses ya lakukan sesuatu, ambil sikap, ambil tindakan. Niat aja gk cukup. ( Ini realita yang cukup menampar aku! 😅 Yah, tamparan yang cukup untuk membangunkan jiwa-jiwa perintisku lagi.)   Yah, kalau dari sudut pandang dunia, mungkin hidupku sekarang sudah cukup...

Kenapa Kita Lupa?

Ada masa dimana aku belajar tentang arti kata amnesia. Di masa itu, amnesia berarti hilang ingatan. Melupakan sesuatu yang tidak ingin aku ingat lagi. Bahkan, lagu dengan judul Amnesianya - 5 SOS jadi playlist yang aku putar berulang-ulang berbulan-bulan. Waktu itu, seseorang berkata padaku ada satu hal yang ingin ia lakukan. Katanya, "Kau tahu? Aku mau lari. Lari sejauh-jauhnya, sekencang-kencangnya. Terus habis itu ketabrak mobil, terus hilang ingatan." "Kau mau amnesia? Kenapa?", tanyaku. "Iya, aku berharap, aku bisa melupakanmu". Singkat cerita, aku pun mengalami masa dimana aku sungguh ingin lari dari realita yang ada, memulai sesuatu yang baru, dengan dunia yang baru, sampai-sampai aku mengharapkan amnesia juga. ( Melo sekali diriku -_-") **** 1 Maret 2025 Mari kembali kesaat ini.  Aku mempelajari hal menarik tentang lupa. Kenapa kita bisa lupa? Kenapa ada yang bisa kita lupakan dengan mudah dan ada yang tidak? Lupa itu untuk apa? Seperti halnya...

Betapa Hatiku

Bermula dari lirik   maka jiwaku pun memuji-Mu,  sungguh besar Kau Allahku... maka jiwaku pun memuji-Mu, sungguh besar Kau Allahku.. yang tetiba melintas dalam pikiran dan kudendangkan. Aku search Youtube dan jumpalah Bila Kulihat Bintang Gemerlapan yang dinyanyikan Randy A Tuwo. How bless I am. Kuikuti liriknya sampai habis. Again How bless I am. (Makasih bg Randy, semoga terus menjadi berkat). Pemutaran video berlanjut ke lagu Betapa Hatiku . Ini adalah lagu pertama di sekolah minggu (kalau boleh dibilang yang pertama dan yang so touch. You know, I'm not Sunday School's student anymore. Just when in my school task all Christian's student to fill the book of sunday service, get sign from pastor and would collected in next class. 😊 ) Betapa hatiku berterimakasih Yesus Kau mengasihiku, Kau memilikiku   So, Suddenly my eyes get tears. I remember when this song was sung in a religious class, for the first time I was able to study religion together with cl...

Keluarga Adalah Obat

Kabanjahe Jumat 30 Oktober 2015 Hari dimana aku jatuh dari tangga posko. Untungnya tidak mengalami cidera yang cukup parah. Walaupun demikian, tetap saja sakit. Siangnya badanku semakin sakit saja. Aku tertidur pulas sampai menjelang maghrib di rumah Bu Lia. Malamnya sudah berkurang rasa sakitnya karena kuberi minyak. Sabtu pagi ini, baru aku beritahukan kepada orang tua di kampung. Akhirnya cerita sana sini. Mungkin memang dasarnya kangen atau bukan, tapi yang jelas rasa sakit itu drastis berkurang. Aku masih ragu untuk berkusuk, ntah kenapa feeling ku pasti sembuh. Ini bukan untuk pertama kalinya aku merasakan ada seperti beban yang terangkat dari diriku ketika bertemu keluarga atau bahkan hanya mendengarkan suara mereka lewat ponsel. Mungkin memang inilah yang namanya keluarga adalah obat. Pagi ini aku bersyukur karena aku punya keluarga yang baik yang bisa menjadi penawar sakitku meski keluargaku masih jauh untuk bisa dikatakan sempurna. Ya, memang tidak ada yang sempurna di...

Kau Salah dan Aku Benar

Jelek kali jika seperti itu.... Nggak matching... Lihatlah.. Aku aja, kubuat seperti ini.... Komentar   yang terlalu peduli atau mungkin sebuah pembanding yang pedas. Sudah seperti itu jalannya, mungkin . Hidup bersama dengan seorang yang cerdas dalam perbandingan. Sesekali perasaan terluka oleh kata. Lalu hati berkata, "kenapa?" Di suatu waktu hati berkeras mempertahankan di waktu lain hati lelah berdebat, diam mengalah. Kita terbiasa melihat kesalahan sebesar gajah pada diri orang lain. Ya, keterbiasaan yang menjadi biasa. Sementara kesalahan sendiri seolah sirna. Setidaknya aku belajar. Selalu kutekankan pada siswaku ketika dia mengadukan temannya ribut, apakah dia juga tidak ribut?. Mari, sebelum berkomentar akan kesalahan orang lain, kita kembali melihat ke dalam diri sendiri.

Pahit

Orang yang kita bela mati-matian akan melupakan kita hanya karena kesalahan kecil yang kita buat. benarlah pepatah " karena nila setitik rusak susu sebelahnya  sebelanga" atau " kebaikan kita yang sebesar gunung akan dilupakan hanya karna kesalahan kecil yang sebenarnya bisa diselesaikan" Terus aku marah?  Nggak Kecewa?  Iya! Mau protes?  Iya! hanya saja aku nggak tau mau protes kemana. mau protes sama orangnya? nggak usalah. Pastinya juga uda nggak 'ngeh' lagi. Nanti tambah sakit hati. Sensitif yah...? :D  Begitulah... Dah, nggak usah mutung gitu. Dapat hikmah dari situkan?  Iya. Memang inilah hidup. Semua nggak akan selalu berjalan lancar. Berbuat baik sekalipun masih bisa dianggap salah. Tapi perbuatan baik yang kita perbuat tetap akan jadi hutang Tuhan untuk Tuhan bayar sama kita nanti. Tunggu aja. Penyertaan Tuhan luar biasa.  Mungkin Tuhan mau kita bertemu dengan orang yang lebih baik lagi.  Mungkin Tuhan punya rencana yang...

Kesimpulan Hidup 1

Terkadang hidup tak seindah apa yang kau bayangkan. Saat teriknya matahari berkuasa menghangatkan  bumi ini terkadang awan putih berjalan-jalan di langit sehingga terhalanglah kehangatan yang ingin dibagikan matahari ke bumi. Begitulah, terkadang ketika kita ingin berbuat baik pada orang lain, ada hal-hal tertentu yang membuatnya tidak jadi terlaksana. Terkadang juga kebaikan kita disalahgunakan oleh orang lain. Ada baiknya hujan turun begitu derasnya menyapu debu sejalan dengan tersapunya kenangan buruk yang pernah terjadi. Biarlah semua kenangan pahit itu lumpuh dari ingatan kita dan biarlah semua kenangan manis itu muncul bermekaran dalam ingatan kita. Satu hal yang perlu kita pelajari antara kesedihan dan bahagia. Jangan pernah betah tenggelam dalam...

(yang aku pikirkan) Tentang EGO

Sejenak terdiam dalam lantunan sinar sunset  di depan pintu kamar ini yang perlahan namun pasti akan segera kembali ke peraduannya di ufuk sana. Dan kutuliskan semua ini. Bermula dari EGO. Ego sudah memang menjadi bagian dari diri manusia itu sendiri. Namun ego punya kadar berbeda pada setiap diri manusia. sampai saat ini diumurku yang bahkan belum genap 19 tahun, aku menyadari ada beberapa ego yang kujumpai dari banyak orang yang pernah aku kenal. Ada ego yang muncul dan bertambah semakin tinggi, ketika seseorang itu memiliki sebuah ambisi untuk suatu impian. Jabatan, prestise, ataupun prestasi. tidak peduli jika akhirnya nanti banyak orang yang menyadari keegoannya tersebut. Apakah aku seorang yang ego juga? aku jawab ya, karena alasan kemanusian. Tapi aku sudah menyadari efek keegoanku sejak bangku sekolah. Perlahan kuhilangkan sifat itu. Lalu apa ego itu hilang sepenuhnya? Tidak. Ada ego yang muncul untuk mempertahankan hidup. Contohnya? contoh kecilnya saja. Saat uang...

(yang aku pikirkan) Tugas di Depanmu tidak Sebesar Kuasa yang Ada di dalam Dirimu

Teruntuk dirimu yang sedang kehilangan asa menghadapi cerita hidup yang sedang tidak bersuka. Aku sebagai sahabatmu mengerti sulitnya menemukan penyelesaian yang sedang kau hadapi saat ini. Inilah dinamika hidup sobatku. Ada kala nya pribadimu itu harus di upgrade agar menjadi pribadi yang lebih baik, yang lebih dewasa, dan tahan mental. Percayalah bahwa Tuhan itu baik. Ketika masalah yang kau hadapi sekarang ini begitu menyiksamu, meng galau kanmu, menekan batinmu, dan rasanya kau ingin lari dari kenyataanmu, atau lari ke jalan lalu di tabrak mobil lalu hilang ingatan, atau menenggelamkan masalahmu dalam minuman keras atau ekstasi, atau apalah yang kau pikirkan dan ingin kau lakukan agar masalahmu itu hilang. Sobat, dengarkan ini. Setiap permasalahan yang datang dalam hidupmu, jangan pernah kau izinkan masalah itu mengalahkanmu atau menguasaimu. Kau harus mampu berdiri di atas masalahmu. Percayalah bahwa kuasa yang Tuhan berikan dalam dirimu mampu membuatmu bangkit dan menu...

Kisah Tiga Karung Beras: Kasih Ibu Yang Murni"

Ini adalah kisah yang amat mengharukan. Membacanya sungguh membuat hati trenyuh. Inilah makanan utama bagi jiwa yang haus akan jauh sayang. Ini adalah makanan yang tidak bisa dibeli dengan uang. Kisah ini adalah kisah nyata sebuah keluarga yang sangat miskin, yang memiliki seorang anak laki-laki. Ayahnya sudah meninggal dunia, tinggalah ibu dan anak laki-lakinya untuk saling menopang. Ibunya bersusah payah seorang membesarkan anaknya, saat itu kampung tersebut belum memiliki listrik. Saat membaca buku, sang anak tersebut diterangi sinar lampu minyak, sedangkan ibunya dengan penuh kasih menjahitkan baju untuk sang anak. Saat memasuki musim gugur, sang anak memasuki sekolah menengah atas. Tetapi justru saat itulah ibunya menderita penyakit rematik yang parah sehingga tidak bisa lagi bekerja disawah. Saat itu setiap bulannya murid-murid diharuskan membawa tiga puluh kg beras untuk dibawa ke kantin sekolah. Sang anak mengerti bahwa ibunya tidak mungkin bisa memberikan...

(yang aku pikirkan) Baca Ini Ov!

ketika ucapan mu salah dan itu membuat orang lain mengalami luka di hati, tersinggung, kecewa, marah... diamlah! dan tutuplah mulutmu itu! koreksi dirimu. ketika mereka akhirnya menjauhimu, tenanglah, gak usah nangis, jika kau nangis kau lemah. kau cengeng. takkan selesai masalahmu itu dengan menangis. hadapi! buat dirimu itu kuat mentalmu baja! jika kau menangis karena kesalahanmu itu, kau hanya akan jadi sampah! mereka akan menerimamu jika kau bukan kau yang berkata buruk itu maaf pasti ada untuk mu positif thinking! itulah sosial, setiap tindakan sosial akan mendapat balasannya masing2 hadapilah! ini adalah hidup buktikan kedepannya kau bukan orang yang menyebalkan itu kau yang membuat dirimu diterima atau tidak oleh sekitarmu inilah pengalamanmu sakit kali rasanya. jangan kau ulangi lagi ov! jangan diulangi lagi!

(yang aku pikirkan) Stelan Orang Kaya

Siang ini kami bertiga di rumah... Pastinya neh,,, nonton tv plus makan cemilan... kriuk.. kriuk.. habis! tinggal potongan-potongan kecilnya... berhubung enak, aku koret-koret dah.. :D lagi asiknya,,, nyelonong deh si adek.. "owalah.. kak..kak.. jadi orang setelan orang kaya dikit napa... wkwkwkwk..." hedeuwh... malu gmana gitu rasanya... hahaha.. darimana lah dia dapat kamus kaya begituan... arsemm dah... Tapi nih,, ngomongin stelan orang kaya,

Mengapa Banyak Orang Gagal?

Pernah nggak mengalami seperti di bawah ini? 1. Tidak ada tujuan / goal yang tepat, tidak tahu apa yang diinginkan dalam hidup 2. Tidak pernah mencatat tujuan : hanya di kepala, tidak dikertas atau Goal Visualization atau sarana apapun. 3. Tidak ingin bertanggung jawab atas tindakannya, selalu mencari alasan atau excuse atas kegagalannya. 4. Tidak ada tindakan yang efektif : Banyak rencana, tidak ada tindakan alias No Action Talk Only (NATO). 5. Membatasi diri : menganggap

Lima Fakta Kesuksesan

1. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN USIA ANDA ! Nelson Mandela, jadi presiden usia 76 tahun Steve Jobbs, jutawan usia 21 tahun   Kolonel Sanders (KFC), mulai bisnis umur 65 tahun Winston Churchill, banyak gagal dan hambatan, baru jadi PM Inggris usia 52 tahun. Bill Gates, terkaya di dunia usia 41 tahun 2. KESUKSESAN TIDAK ADA KAITANNYA DENGAN SUKU, AGAMA,BANGSA, WARNA KULIT DAN KETURUNAN.   Obama : Presiden Amerika Serikat saat ini   Jenderal Colin Powell, Martin Luther King : kulit hitam Confusius: anak yatim di Cina Charles Dickens : penulis cerita kanak-kanak Inggris, menulis di gudang, banyak naskahnya dibuang ke tong sampah oleh editornya.

Keputusan Yang Salah

Banyak masalah dalam kehidupan anak anak Tuhan, seringkali terjadi bukan lagi, karena setan, karena setan ada di bawah telapak kaki orang percaya, namun seringkali karena keputusan-keputusan yang salah. Keputusan-keputusan yang salah: 1. Keputusan untuk menyerah, putus asa dan kecewa. 2. Keputusan untuk menghalalkan segala cara. 3. Keputusan untuk menutupi kesalahan dgn kesalahan lainnya. 4. Keputusan untuk meninggalkan Tuhan serta pelayanan 5. Keputusan untuk membenci, membalas dan mendendam 6. Keputusan untuk mengeluh, bersungut sungut dan menyalahkan org lain. 7. Keputusan untuk melarikan diri dari persoalan atau menghindari masalah Bagaimana kita dapat mengambil keputusan yg tepat: 1. Buang pikiran negatif 2. Buang ikatan masa lalu 3. Buang rasa curiga dan praduga. 4. Isi selalu kehidupan dgn pergaulan dgn Firman Tuhan. 5. Jgn ambil keputusan, jika kita terlalu lelah dan sedang panik. 6. Selalu mendiskusikan keputusan kita dengan orang yang tepat dan benar. ...

Bahagiakan Orang Tuamu Sebelum Terlambat

Inilah kisah yang kudengar sewaktu aku bimbingan buat persiapan SNMPTN ’12. Kisah ini adalah pengalaman kakak alumniku di bimbingan. sungguh, aku sangat terharu setelah mendengar ceritanya (cerita dari sudut pandang orang pertama) Mari simak ceritanya. Awalnya aku tidak pernah memikirkan untuk kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN). Aku mau kuliah di sebuah perguruan tinggi swasta saja. Tapi karena ibuku selalu mendesakku dan berharharap aku ikut bimbingan agar lulus di PTN, aku hanya menurutinya saja. Berbulan-nulan kuikuti bimbingan. Tapi, sungguh!! Tak pernah ada hatiku untuk belajar. Tak ada kesungguhan sedikitpun. Tentor menjelaskan aku hanya bermain dan membuat ribut. ‘gak lulus di PTN kan bisa kuliah di PTS. Santai dan bermain. Begitulah setiap harinya. Datang, duduk, pulang. Tidak ada singgah ilmu itu di otakku. Yah.. aku tidak peduli… *** Akhirnya tiba aku menerima hasil pengumuman SNMPTN. Kubuka websitenya. “maaf anda gagal”. Hah.. santai saja. Tanpa beban, aku...

Kesusahan hari ini cukuplah untuk hari ini

Seorang pria bijak memasuki sebuah cafe dan menceritakan  sebuah lelucon. Semua orang dalam cafe tertawa. Beberapa saat kemudian pria itu mengulangi leluconnya. Namun kali ini hanya beberapa orang saja yang tertawa.5 menit kemudian pria itu kembali menceritakan lelucon yang sama dan ternyata tidak ada yang tertawa. Pria tersebut pun tersenyum, sambil berkata: "Bila kamu tidak bisa tertawa berulang-ulang pada lelucon yang sama,lalu kenapa kamu terus menangis berulang-ulang pada masalah yang sama?" Kesusahan hari ini cukuplah untuk hari ini.

Untuk Menjadi Bijak Harus Belajar

Bukan sekedar pengetahuan dan disimpan. Tapi praktek dan dibagikan. Menjadi bijak bagi orang lain jauh lebih mudah daripada berusaha bijak dengan diri sendiri. Selalulah ingat, harus mau belajar trus-menerus sampai bijak. Ingat juga, orang yang tahu, mengomongkan saja. Tapi orang yang paham akan melakukannya, melalui belajar terus-menerus akan menghasilkan pemahaman yang menjadikan kamu menjadi bijak.

Kegagalan Menandakan Kita Harus Terus Belajar

Pada Post ini saya ingin   menyampaikan   kepada kita   semua bahwa bila kita mengalami kegagalan dalam perjalanan hidup kita ini hendaklah mengajarkan kepada kita sebuah kesadaran bahwa kita masih harus terus belajar, sedangkan kalau kita mengalami kesuksesan dalam perjalanan hidup kita hendakalah itu menguatkan keyakinan kita bahwa kita bisa berhasil. Mari kita praktekkan bersama semangat belajar dan keyakinan untuk berhasil dalam keseharian kita. Kita pasti sukses dalam hidup kita. Semoga yang saya sampaikan bermanfaat. :)

Jangan Sok Ego

Pernah suatu hari aku jumpa sama orang yang kebangetan egoisnya. Memang jengkel sekali waktu kita itu mau menyesuaikan diri dengan dia. Tapi coba positif thinking aja.  yah... istilahnya "ini daerah gue, itu daerah loe.." Selagi tidak mengganggu dirinya, dia fun aja.. Yah.. namanya juga manusia, banyak jenis karakternya. Cuma aku teringat waktu bunda bilang: Kita tidak bisa hidup tanpa orang lain. Jangan egois, mementingkan diri sendiri. Suatu saat, kita pasti butuh bantuannya. Orang yang jahat sekali pun, akan kita butuhkan bantuannya. walaupun hanya tangan nya saja yang bergerak (menunjuk arah). Jadi, hiduplah baik-baik. Tidak usah cari musuh. Biarkan saja orang pernah menyakiti hati kita, tapi kita jangan menyakiti hatinya. Kebaikan segunung akan terhapus dengan satu kesalahan kecil. Orang lebih cepat mengingat yang salah dan mudah melupakan yang baik.