Terimakasih Tuhan. Pagi ini indah sekali.
Ya!
Benar-benar indah.
Hangatnya sinar mentariMu membakar gundaku yang berlarut-larut itu Tuhan.
Terimakasih.
Silir anginMu meniupkan kesedihanku, dimana aku tenggelam ke dalamnnya.
Terimakasih Tuhan.
Aku betah berlama-lama di perhentian pagi ini.
Komentar
Posting Komentar
Jangan jadi silent reader. Tinggalkan jejakmu di sini ya.. :)