Langsung ke konten utama

Menangis

Aku bukan orang yang tidak pernah lemah. Saat lemah atau sedang down berat nggak segan- segan aku nangis, terpuruk dalam duka dan tekanan berat alias depresi. Tapi dari lemahlah aku belajar menjadi kuat. Belajar caranya bangkit berdiri dari keterpurukan.

Dia -orang yang mencintaiku- akan ikut menyelami kesedihanku. Namun sayangnya aku lebih betah berlama-lama dalam kesedihan sedangkan dia akan cepat sekali bosan dengan kesedihan. Cukuplah. Buat apa dipikirkan kali. Udah gitu aja yang ada dipikirannya itu. Aku nggak tahu, bagaimana lelakiku itu bisa begitu mudah menetralkan pikirannya. Apa karena dia lelaki dan aku perempuan?

Saat dia bersusah hati melihat air mataku, dia akan berusaha untuk menghapusnya dari wajahku. Bahkan air yang keluar dari hidungku pun dia tidak pernah jijik untuk mengelapnya pake tangannya bahkan. Segitu tulusnya cintanya itu. :') Terkadang malah aku yang risih digituin. Aku tanya, "Kamu nggak jijik apa pegang ingusku?" Lalu dengan wajah tulus dan polosnya itu dia bilang, "Nggak".

Melihatnya melakukan itu, air mataku malah semakin menetes. Aku terharu. Dan untuk sejenak aku melupakan kesedihanku.

"Kalau mau menangis, menangis saja. Asal janji besok kamu lebih bahagia. Ingat ya, kamu harus janji nggak boleh nangis lagi. Kamu harus kuat, seperti yang kamu bilang bahwa kamu kuat." Ujarnya.

Senyum manisnya yang benar-benar manis itu menutup nasihatnya padaku. Aku selalu bisa bahagia dari kesederhanaannya.

Terimakasih lelakiku. :')

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cemewew, Wakadobret, Wakacipuy

Bahasa adalah sesuatu yang indah, yang bisa menyampaikan perasaan heart to heart dengan untaian manis. Sebagai seseorang yang suka menulis, aku adalah pencinta kata. KBBI tentunya tidak jauh-jauh dari aku. Ahahaha... Seorang teman mengajakku berbicara di sela perkuliahan waktu lalu. Aku hanya mendengarkan apa yang dikatakannya padaku tanpa begitu mengerti maksud dari ucapannya. kau sekarang sedang cemewew kan,? berarti kalian wakarapet. lalu kalian wakadobol, nah nanti nggk lama lagi kau sama dia bakal wakadobret. nah akibat dari wakadobret tersebut maka kau akan mengalami yang namanya wakacipuy. Udah, wakacipuy ajalah kau. nggak yakin aku, kau cemewew. haha..nggak ngerti? Haaha pasti nggak ngerti. Makanya nonton NET TV mamen.... Dengan muka yang masih bingung, hatiku berbisik Gimana ceritanya nonton TV? lah, TV aja nggak punya. walah.. wakadubrak! Esoknya, istilah-istilah itu semakin membooming karena dia mempresentasikannya saat presentasi materi di depan kelas. Akhirn

Tahap-tahap dalam proses belajar menurut Albert Bandura

Note :  Ini catatan aku waktu tadi diperpus. Aku takut hilang kayak file-file PPD aku barusan. :'( Jadi aku posting aja.             Menurut bandura (1977), seorang behavioris moderat penemu teori social learning / observational learning, setiap proses belajar (yang dalam hal ini terutama dalam belajar sosial dengan menggunakan model) terjadi dalam urutan tahapan peristiwa yang meliputi :       Tahap perhatian ( attentional phase) .   Tahap penyimpanan dalam ingatan ( retention phase )       Tahap reproduksi ( reproduction phase )       Tahap motivasi ( motivation phase ) Tahap-tahap di atas berawal dari adanya peristiwa stimulus atau sajian perilaku model dan berakhir dengan penampilan atau kinerja (performance) tertentu sebagai hasil/perolehan belajar seorang siswa. Dalam bukunya sosial learning Theory, Albert Bandura sebagaimana dikutip oleh Pressly  & McCormic (1995:217-218) menguraikan tahapan-tahapan tersebut kurang lebih seperti yang dipaparkan dibaw

Panggilan Keakraban di Batak PakPak

Berhubung saya suka mempelajari suku-suku di indonesia ini, dan kebetulan dapat wawasan dari sebuah akun twitter  Batak_Com  , jadi, saya share kan buat teman-teman bloger sekalian sebagai penambah wawasan. Berikut ini  Sebutan/Panggilan kekerabatan di Batak Pakpak 1.Daholi = Pria,   2.Daberru = Wanita,   3.Empung Daholi=Kakek   4.Empung Daberru = Nenek,   5.Nange=Ibu kandung,   6.Bapa=Ayah kandung,   7.Kaka=Kakak   8.Anggi=Adik     9.Turang=Panggilan umum untuk saudara/I yang belum saling mengerti silsilah marganya.   10.Impal=Panggilan untuk wanita/pria dimana secara adat merupakan calon jodohnya (Pariban)   11.Silih = Panggilan si suami untuk saudara laki-laki / satu marga dengan si istri   12.silih=Panggilan dari orang tua laki-laki si suami pada orang tua laki-laki si istri demikian juga            sebaliknya   13.Silih=Panggilan anak laki-laki pada anak laki-laki dari puhun dan sebaliknya.   14.Eda = Panggilan si istri untuk saudara wanita/satu