Langsung ke konten utama

Pastikan

Jangan tunggu aku diam baru beri perhatian
Jangan tunggu aku pergi baru beri kepastian

Aku hanya lelah menanti suatu hal yang ingin kupastikan

Jangan gantungkan perasaan tulus ini
Jangan lambungkan perasaan ini lalu jatuh terpecah

Aku hanya inginkan kepastian

Sedari dulu sudah kuperingatkan
Dan kau sudah berjanji akan kepastian itu
Kemarin itu kau bilang yang lain lagi
Perasaanku mau kau bawa kemana?

Aku tidak ingin melanjutkan perasaan ini tanpa kepastian

Sebelumnya hatiku juga sudah hancur
Sebelumnya perasaanku juga sudah lebur
Ketika kau mengabaikan janji itu

Aku harus bagaimana lagi?
Rasanya rasaku sudah mati
Pergi

Kabanjahe, 20 Oktober 2015, 19:41 WIB

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cemewew, Wakadobret, Wakacipuy

Bahasa adalah sesuatu yang indah, yang bisa menyampaikan perasaan heart to heart dengan untaian manis. Sebagai seseorang yang suka menulis, aku adalah pencinta kata. KBBI tentunya tidak jauh-jauh dari aku. Ahahaha...

Seorang teman mengajakku berbicara di sela perkuliahan waktu lalu. Aku hanya mendengarkan apa yang dikatakannya padaku tanpa begitu mengerti maksud dari ucapannya.
kau sekarang sedang cemewew kan,? berarti kalian wakarapet. lalu kalian wakadobol, nah nanti nggk lama lagi kau sama dia bakal wakadobret. nah akibat dari wakadobret tersebut maka kau akan mengalami yang namanya wakacipuy. Udah, wakacipuy ajalah kau. nggak yakin aku, kau cemewew. haha..nggak ngerti? Haaha pasti nggak ngerti. Makanya nonton NET TV mamen....
Dengan muka yang masih bingung, hatiku berbisik
Gimana ceritanya nonton TV? lah, TV aja nggak punya. walah.. wakadubrak! Esoknya, istilah-istilah itu semakin membooming karena dia mempresentasikannya saat presentasi materi di depan kelas.

Akhirnya, dengan wak…

Tahap-tahap dalam proses belajar menurut Albert Bandura

Note :  Ini catatan aku waktu tadi diperpus. Aku takut hilang kayak file-file PPD aku barusan. :'( Jadi aku posting aja.
            Menurut bandura (1977), seorang behavioris moderat penemu teori social learning / observational learning, setiap proses belajar (yang dalam hal ini terutama dalam belajar sosial dengan menggunakan model) terjadi dalam urutan tahapan peristiwa yang meliputi : Tahap perhatian (attentional phase).Tahap penyimpanan dalam ingatan (retention phase)Tahap reproduksi (reproduction phase)Tahap motivasi (motivation phase)

Tahap-tahap di atas berawal dari adanya peristiwa stimulus atau sajian perilaku model dan berakhir dengan penampilan atau kinerja (performance) tertentu sebagai hasil/perolehan belajar seorang siswa. Dalam bukunya sosial learning Theory, Albert Bandura sebagaimana dikutip oleh Pressly  & McCormic (1995:217-218) menguraikan tahapan-tahapan tersebut kurang lebih seperti yang dipaparkan dibawah ini.
Tahap perhatian. Pada tahap pertama ini para s…